Aloha!
Akhir pekan kemarin, kami akhirnya mencoba naik LRT dan MRT bareng anak-anak. Sebenarnya sudah lama masuk wishlist, tapi baru kali ini kesampaian.
Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 09.30. Sebelum menuju stasiun, kami mampir dulu ke Indomaret untuk isi saldo Flazz karena kartu lama kami termasuk tipe lama yang tidak bisa diisi dengan NFC, harus ke ATM.
Tujuan pertama kami adalah Stasiun LRT Bekasi Barat yang terhubung dengan Revo Town. Kami tiba di Revo sekitar pukul 10.20 dan langsung menuju stasiun LRT yang berada di lantai dua (setelah Ground Floor). Untuk menuju stasiun, kami harus melewati jembatan tertutup yang bentuknya mirip terowongan.
FYI, tarif LRT saat weekend hanya Rp10.000 per orang, ya.

Sekitar pukul 10.52, kereta tujuan Dukuh Atas datang. Kondisinya cukup ramai, tapi kami masih kebagian tempat duduk di area prioritas. Anak-anak happy banget melihat pemandangan dari jendela kereta sepanjang perjalanan.

Transit ke MRT Dukuh Atas
Dari LRT Bekasi Barat, kami turun di Stasiun LRT Dukuh Atas. Nah, untuk menuju MRT Dukuh Atas ternyata harus jalan kaki dulu lumayan jauh. Kami melewati jembatan penghubung yang panjang dan beberapa kali naik turun tangga.

Di LRT Dukuh Atas, kami sempat ke toilet dan istirahat sebentar sambil makan roti dan bekal yang dibawa dari rumah. Di area dekat mushola dan toilet juga ada beberapa tempat duduk yang cukup nyaman untuk beristirahat.

Sepanjang jembatan penghubung juga ada beberapa tenant makanan dan minuman. Jadi kalau capek atau lapar, bisa banget mampir jajan dulu hehe.
Setelah melewati jembatan yang cukup panjang, kami harus turun menuju area Stasiun KRL Sudirman. Menariknya, kami juga harus masuk ke area stasiun KRL dan melewati gate terlebih dahulu.
Untungnya, antrean tidak terlalu panjang. Aku sempat baca beberapa pengalaman kalau di hari kerja antreannya bisa cukup panjang, jadi kurang praktis untuk yang ingin transit ke MRT.
Dari gate masuk sampai gate keluar KRL ternyata jalannya juga lumayan jauh ya 😂
Setelah keluar dari gate, barulah kami menyeberang menuju Stasiun MRT Dukuh Atas.
Sebelum masuk area MRT, ada pemeriksaan keamanan. Jadi kalau membawa tas yang cukup besar, tas akan diperiksa terlebih dahulu seperti saat masuk gedung perkantoran atau bandara.
Naik MRT ke Blok M
Dari gate, kami langsung menuju peron. Tidak lama kemudian MRT datang.

Kalau dibandingkan dengan LRT, kursi MRT terasa lebih keras. Namun, tetap nyaman kok untuk di perjalanan jarak dekat.
Kebetulan saat kami naik, kondisi MRT juga cukup sepi sehingga perjalanan terasa nyaman.
Di tengah perjalanan, hujan mulai turun. Sebenarnya kami bawa payung dan jas hujan, tapi daripada basah-basahan, kami memutuskan menunggu hujan sedikit reda sebelum keluar stasiun.
Makan Siang di Futago Ya
Setelah hujan mulai mereda, kami keluar stasiun dari pintu keluar yang ke arah Taman Literasi.
Sedikit tips, kalau belum familiar dengan area Blok M, jangan ragu bertanya ke petugas ya. Soalnya kalau salah arah, bisa lumayan capek karena harus muter dan naik turun tangga lagi. Pengalaman banget, hiks.
Sayangnya karena masih gerimis dan waktu sudah menjelang siang, rencana bermain ke Taman Literasi akhirnya kami batalkan. Anak-anak juga sudah mulai lapar, jadi kami memutuskan mencari makan terlebih dahulu.
Pilihan kami jatuh ke Futago Ya yang lokasinya tidak jauh dari Stasiun MRT Blok M.

Tempatnya ga terlalu besar, tapi vibes restoran Jepangnya terasa banget. Suasananya sederhana dan nyaman.
Mau tahu pengalaman kami makan di Futago Ya? Teman-teman bisa cek postingan selanjutnya, yaa 😊
Saatnya Pulang
Sekitar pukul 15.00, kami harus kembali ke Bekasi karena masih ada acara lain.
Rasanya masih banyak tempat yang pengen didatengin. Taman Literasi belum jadi, makanan-makanan lucu di Blok M juga belum sempat dieksplor. Tapi gapapa, semoga lain waktu masih ada kesempatan lagi.
Untungnya, saat keluar restoran hujan sudah berhenti, jadi kami bisa langsung jalan menuju stasiun MRT.
Perjalanan pulang kami tempuh dengan rute yang sama seperti saat berangkat. Kereta juga masih cukup lengang, sehingga perjalanan cukup nyaman.
Di lorong penghubung menuju LRT, kami sempat mampir membeli es teh karena persediaan air minum hampir habis dan rasanya haus sekali setelah seharian jalan kaki.
Puji Tuhan, kami sampai di rumah dengan aman.
Yang paling bikin senang, anak-anak cukup kooperatif sepanjang perjalanan. Memang ada sedikit drama dan rewelnya anak-anak, tapi masih dalam batas wajar hihi.
Pokoknya hari itu seru banget.
Kayaknya setelah ini kami harus menambah daftar destinasi untuk dijelajahi naik LRT dan MRT lagi 😉
Budget Trip LRT Bekasi – Blok M
Oh ya, untuk total budget yang kami pakai untuk short trip LRT dari Bekasi ke Blok M (weekend):
Tiket LRT PP WEEKEND 4 (orang) x 2 (kali perjalanan– PP) x 10.000 (tarif LRT)= 80.000
Tiket MRT PP 4 (orang) x 2 (kali perjalanan) x 7000 (tarif MRT) = 56.000
Tiket KRL 1x (karena sempat istirahat sebentar di peron pas pulang,jadi terhitung)= 3.000
Total budget ini yg exclude jajan dan makan yaaa.
Semoga menginspirasi, yaa! 💛